Online Members

     No online members at the moment

Ciri-ciri Cincin Batu Akik Berkhodam yang Perlu Diwaspadai

Ciri-ciri Cincin Batu Akik Berkhodam

Apakah Anda penggemar batu akik dan senang mengenakan  cincin batu akik? Jika ya, sepertinya Anda perlu mewaspadai cincin batu akik yang ternyata berisi khodam (jin penunggu) yang dapat mempengaruhi perilaku dalam keseharian Anda.

Istilah khodam ini sebenarnya berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti pelayan atau pembantu, namun di Indonesia istilah ini sering ditujukan hanya pada mahluk ghaib berjenis jin. Karena dalam syariat Islam hubungan tolong-menolong antara manusia dengan jin ini memiliki hukum yang sangat rumit dengan batasan yang sangat tipis dengan kemusyrikan, maka sebaiknya hal tersebut dihindari saja agar kita terhindar dari dosa yang tidak ada ampunannya ini.

Percaya atau tidak, Batu adalah salah satu benda tempat bersemayamnya mahluk halus dan mahluk ghaib seperti jin. Bagi kita orang awam tentunya tidak dapat melihat keberadaan jin tersebut dengan kasat mata atau dengan mata telanjang. Namun walaupun tidak dapat dilihat, cincin batu akik yang berkhodam dapat mempengaruhi perilaku Anda baik itu hal positif maupun hal negatif.

Ciri-ciri Cincin Batu Akik Berkhodam (Berisi Jin)

Sebelum Anda mengetahui ciri-cirinya,  saya akan menceritakan kisah awal saya mengenal cincin batu akik yang ternyata mengandung khodam dibawah ini.

Berawal dari pengalaman pribadi saya sebagai penjual batu akik beberapa tahun silam, saya pun mulai menyukai dan mengenakan cincin yang berhiaskan batu akik.  Awalnya saya memang tidak mempunyai rasa suka dengan batu akik tersebut, namun karena seringnya berjualan dan mempelajari macam dan jenis batu akik lama-kelamaan saya pun mulai menyukai dan akhirnya mengenakannya.

Batu akik yang pertama kali saya kenal adalah jenis Kalimaya atau Balck Opal yang saya beli dari teman. Batu berukuran kecil dengan warna dasar hitam dengan percikan kilau warna-warni didalamnya membuat saya mulai mengagumi keindahan ciptaan Tuhan melalui batu akik tersebut. Saya pun mengikatnya dengan ring perak sesuai ukuran jari saya, setelah ring tersebut terpasang barulah saya mulai mengenakannya. Inilah gambar cincin batu akik kalimaya tersebut yang sempat saya foto dengan kamera ponsel : Cincin batu akik kalimaya berkhodam

Pada awalnya saya merasa malu dalam mengenakan batu akik tersebut, karena terkesan tua atau “tuir” bagi umumnya kalangan anak-anak muda pada masa itu. Namun karena pada waktu itu trend batu akik sedang mulai booming, maka saya pun mulai cuek mengenakannya. Lagi pula mengenakan cincin batu akik tersebut merupakan salah satu Sunnah Rasulullah SAW, karena beliau pun mengenakan cincin bermata batu akik pada masa beliau.

Hari demi hari saya kenakan cincin tersebut memang tidak ada efek yang saya rasakan. Namun setelah beberapa lama saya pun mulai merasakan adanya keanehan dan perubahan pada diri saya setelah mengenakan cincin batu akik kalimaya tersebut. Hal yang paling menonjol yang saya rasakan adalah emosi saya meningkat tajam tidak seperti biasanya, saya cenderung gampang emosi, sering marah-marah dengan meledak-ledak, walaupun terkadang penyebabnya hanyalah masalah sepele saja.

Saya pun mulai penasaran, ada apa ini? Untunglah saya memiliki beberapa orang teman yang memang memiliki kepekaan mata bathin yang dapat melihat keberadaan mahluk ghaib pada sebuah tempat maupun benda. Saya pun mencurigai batu akik yang saya kenakan tersebut dan meminta teman untuk memeriksa cincin batu tersebut.

Ternyata dugaan saya benar, cincin batu akik yang saya kenakan tersebut ternyata berkhodam atau berisi mahluk ghaib jenis jin. Alangkah kagetnya saya, teman saya pun memberikan nasihat kepada saya agar menjual atau memberikan cincin batu akik tersebut kepada orang lain. Alasannya adalah jin yang bersemayam dalam batu akik tersebut dapat menimbulkan dampak buruk bagi saya sendiri maupun orang lain karena terkena sasaran emosi saya yang meledak-ledak tadi.

Akhirnya saya pun menjualnya dengan harga dibawah pasaran alias jual rugi batu akik tersebut. Cincin batu tersebut pun tidak dapat dengan mudah saya jual, beberapa pembeli yang sudah membeli mengembalikan lagi batu tersebut. Akhirnya cincin batu akik tersebut pun terjual melalui penjual batu akik lainnya yang memang sedang berkunjung ke rumah saya. Alhamdulillah, akhirnya saya dapat menukarkan cincin batu akik tersebut dengan uang kembali walaupun nilainya terhitung rugi.

Yang terpenting adalah kesehatan jasmani dan rohani saya pribadi, tanpa cincin batu akik tersebut emosi saya normal dan stabil kembali. Sejak kejadian itulah saya mulai betul-betul mempercayai bahwa mahluk halus atau mahluk ghaib memang dapat menempati benda-benda dan tempat-tempat tertentu. Mahluk ghaib tersebut pun dapat mempengaruhi orang-orang yang berada dekat dengan mereka baik secara fisik maupun mental.

Menurut pendapat teman saya tadi, jin tersebut ternyata berprilaku hampir mirip dengan manusia. Ada jin yang berprilaku baik ada pula yang jahat, ada yang beragama Islam dan ada juga yang kafir, ada yang pintar dan ada juga yang bodoh. Jin juga ternyata lahir, tumbuh, berkembang biak, dan mati seperti layaknya manusia. Hal utama yang membuat jin tersebut berbeda dari manusia adalah bentuk dan umurnya karena jin dapat menjelma menjadi apa saja dan memiliki umur yang lebih panjang dari manusia.

Baiklah, cukup sekian pengalaman saya.. kita kembali ke topik yang kita bahas. Berikut ini beberapa ciri-ciri cincin batu akik berkhodam yang saya dapatkan dari berbagai nara sumber :

  1. Batu akik yang berkhodam bila dipegang maupun dipakai akan memiliki getaran seperti beresonansi yang bersumber dari batu tersebut. Getaran ini bervariasi, ada yang kuat dan ada juga yang lemah.
  2. Batu akik yang berkhodam terkadang mengeluarkan air di permukaannya sehingga seakan batu tersebut lembab.
  3. Batu akik yang berkhodam terkadang mengeluarkan bau yang umumnya wangi. Bau wangi ini umumnya muncul pada waktu-waktu tertentu saja, jadi tidak setiap saat berbau wangi.
  4. Batu akik yang berkhodam terkadang mengeluarkan hawa panas dan hawa dingin. Hawa yang berupa suhu ini bisa dirasakan di sekitar area di dekat batu akik tersebut.
  5. Cincin batu akik yang berkhodam dapat mempengaruhi perilaku dan perasaan orang yang mengenakannya. Perilaku dan perasaan yang ditimbulkan bisa bervariasi, ada yang menimbulkan rasa riang, rasa sedih, bahkan emosi dan amarah yang berlipat ganda.
  6. Batu akik yang berkhodam dapat membuat riuh binatang dan bayi disekitarnya. Hal tersebut disebabkan binatang dan bayi dapat melihat wujud dan merasakan keberadaan mereka.

Kesimpulan

Cincin batu akik hanyalah salah satu contoh benda atau tempat yang dapat dihuni oleh mahluk ghaib, dan masih banyak lagi benda dan tempat lainnya yang dapat dijadikan hunian oleh mereka. Mempercayai keberadaan mereka bukanlah termasuk syirik dalam agama Islam, namun mempercayai mereka dalam hal dapat memberikan segala sesuatu kepada manusia secara berlebihan akan dapat membahayakan keimananan kita yang dapat menyeret kita ke lembah kemusyrikan. Mereka hanyalah mahluk Allah SWT seperti halnya manusia, dan mereka tidak akan dapat memberikan manfaat maupun mudharat melainkan dengan seizin Allah SWT.

Comments

So empty here ... leave a comment!

Tinggalkan Balasan

Sidebar